untuk mama saya tercinta

pertama, selamat hari mama, untuk mama saya.

satu-satunya di dunia ini yang selalu ada bahkan ketika saya sedang di titik terendah dalam hidup saya.

mama saya bukanlah seorang wanita karir yang nggak pernah ada di rumah untuk menemani hari-hari saya.

mama saya bukanlah seorang wanita yang sibuk arisan sana-sini, shopping dari mall ke mall, atau perawatan kecantikan di salon ini itu.

mama saya bukanlah seorang wanita yang membiarkan saya pergi hingga jauh malam, membiarkan saya pulang dari kegiatan di sekolah atau kampus terlalu sore.

mama saya bukanlah seorang wanita yang nggak mengajarkan saya bagaimana cara menyapu, mengepel, merapikan tempat tidur, dan pekerjaan rumah lainnya.

tetapi,

mama saya adalah seorang wanita yang selalu bangun pukul 03.30 setiap hari untuk membantu perekonomian keluarga kami

mama saya adalah seorang wanita yang selalu me-missed call hp saya setiap pukul 05.00 karena tau saya nggak akan bangun dengan panggilan

mama saya adalah seorang wanita yang selalu mengawasi saya dan kegiatan saya, meskipun saya kadang jengkel dimarahin, nggakboleh ini itu

mama saya adalah seorang wanita yang mau mendengarkan keluhan keluhan saya tentang hidup, pacar, kuliah, teman, dan pengalaman-pengalaman saya

mama saya adalah seorang wanita yang selalu ada ketika saya mengalami suatu kegagalan, memeluk saya, dan menemani saya sampai saya kuat untuk berdiri sendiri

mama saya adalah seorang wanita yang selalu ada untuk saya, meskipun kadang saya nggak menginginkan keberadaannya.

meskipun mama saya lelah, sakit, bosan, dan saya kadang nggak peduli, mama saya tetap sabar meskipun kadang marah dengan perilaku saya

meskipun mama saya nggak sempurna, dan saya kadang jengkel dengan sikap-sikapnya, mama saya tetap tenangĀ  dan mengikuti bagaimana anak gadisnya berkembang

mama saya, satu-satunya mama yang saya punya selamanya

mama saya, satu-satunya perempuan yang saya cintai

tanpa mengenal patah hati

kata-kata ini tentu nggak cukup untuk membalas semua kebaikan yang mama lakukan untuk membantu saya tetap hidup dan berkembang selama 18 tahun ini, karena kebaikan mama nggak akan pernah terbalaskan

terima kasih mama, jasamu tidak akan pernah aku lupakan

doamu akan selalu saya nantikan, karena restumu adalah restu Allah SWT.

i love you, mama :)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.